Sabtu, 21 Juli 2018

Straits Settlements 1 Dollar 1904-B

Straits Settlements 1 Dollar 1904-B
Weight: 26,95 gr. Metal: 0,9000 Silver
Ruler: Edward VII. Diameter: 37,3 mm
XF: $150. UNC: $320 (NGC)
Comments: Koin perak Straits Settlement 1 Dollar 1904. Cetakan Bombay (India). Era Raja Edward VII (memerintah 1901 s/d 1910). Di Indonesia koin ini seringkali ditemukan di Pulau Sumatra. Hal ini tidaklah aneh karena Pulau Sumatra lebih dekat dengan Malaysia dan Singapura. Detail koinnya masih sangat mengagumkan dengan patina hitam pekat yang cantik. Koin Straits Settlements 1904 dengan kondisi bagus cenderung mempunyai nilai yang tinggi di pasaran internasional. Kondisi koin secara keseluruhan XF. EDWARD VII KING AND EMPEROR. STRAITS SETTLEMENTS. Koin Kuno, Koin Antik, Koin Langka, Koin Perak, Numismatik, Koin Malaysia, Raja Edward VII.

Rabu, 09 Mei 2018

Patung Gresikan Siwa Nataraja

Patung Gresikan Siwa Nataraja
Asal: Jawa Timur
Bahan: Kuningan/Perunggu (Padat)
Periode: Abad ke-18 atau 19
Berat: 441 gram
Tinggi: 18 cm
Diameter Padmasana: 5,5 cm
Keterangan: Patung Gresikan dengan pose Siwa Nataraja. Siwa Nataraja mengandung arti Dewa Siwa sebagai Raja Tarian. Tariannya merupakan bentuk kesadaran Dewa Siwa dalam aspek kesenian spiritual. Selain itu Siwa Nataraja juga merupakan perlambang pralaya sekaligus penciptaan yang tergambar dalam tarian. Detail ekspresi muka menunjukkan patung ini bukan buatan baru. Diperkirakan patung gaya Gresikan (pesisiran) dimana proporsi patung tidak sesempurna gaya klasik. Berbahan logam padat kuningan atau bisa jadi perunggu.

Minggu, 01 April 2018

Patung Gresikan Dewi Tara

Patung Gresikan Dewi Tara
Asal: Gresik (Jawa Timur)
Bahan: Kuningan/Perunggu (Padat)
Periode: Abad ke-18 atau 19
Berat: 559 gram
Tinggi: 18,8 cm
Panjang: 5 cm
Lebar: 4 cm
Keterangan: Patung Gresikan ini menggambarkan sosok Dewi Tara berdiri diatas Padmasana dengan membawa bunga teratai yang mekar. Patung ini padat serta terlihat sekali dibuat dari logam berkualitas (mencirikan patung lama). Termasuk jenis patung Gresikan, dimana detail, proporsi anatomi patung tidak dibuat secara sempurna selayaknya patung dan arca jaman klasik. Hal ini dapat dimaklumi karena patung pada masa Gresikan tidak dibuat untuk tujuan peribadatan akan tetapi sebagai mainan dan pajangan. Patung Gresikan ditengarai muncul saat masa pra-islam serta masa Kesultanan Demak. Patung Gresikan berkembang terutama di pesisir utara Jawa Timur khususnya Gresik. Patung Gresikan, Arca Gresikan, Patung Pesisir, Arca Pesisir, Patung Kuno, Patung Temuan, Patung Antik, Patung Lawas.

Minggu, 25 Maret 2018

2½ Gulden Wilhelmina 1939

2½ Gulden Wilhelmina 1939
Weight: 25,00 gr. Metal: 0,7200 Silver
Ruler: Wilhelmina. Diameter: 38 mm
Comments: Koin ini memiliki nilai sentimentil. Merupakan koin 2½ Gulden Wilhelmina pertama yang saya miliki. Koin ini saya dapatkan di tahun 2009 dan belum pernah saya upload sama sekali. Saat pertama kali pegang koin perak 2½ Gulden sensasinya benar-benar luar biasa. Sejak tahun 2009 sudah banyak koin 2½ Gulden Wilhelmina yang datang dan pergi. Tapi koin satu ini tetap setia menemani sebagai bagian dari koleksi. Koin Gulden, Gulden Wilhelmina, Koin Belanda, Koin Perak, Koin Wilhelmina, Koin Antik, Koin Kuno, Numismatik.

Sabtu, 17 Maret 2018

5000 Rupiah 1974 Orang Utan Proof

5000 Rupiah 1974 Orang Utan Proof
Weight: 35,00 gr. Metal: 0,9250 Silver
Subject: Orang Utan. Diameter: 42 mm
Comments: Koin perak Indonesia 5000 Rupiah 1974 Proof. Merupakan salah satu koin perak proof keluaran Indonesia yang paling sering diburu kolektor. Koin ini dicetak sebagai bagian dari World Wildlife Fund (WWF) untuk menggalakkan program konservasi hewan-hewan langka dunia. Dicetak dalam versi biasa (kadar perak 50%) serta versi proof (kadar perak 92,5%). Versi proof hanya dicetak 17.000 keping saja. Telah disertifikasi oleh PCGS dengan grade PR65DCAM (Deep Cameo). Dalam catatan sensus PCGS hanya ada 8 koin saja yang telah disertifikasi. Koin Sertifikasi, Koin PCGS, Koin Orangutan, Koin Indonesia, Koin Proof, Koin Langka, Numismatik.

Sabtu, 03 Februari 2018

Koin Gobog Wayang Setyaki-Burisrawa

Koin Gobog Wayang Setyaki-Burisrawa
Berat: 39 gram
Diameter: 65 mm
Bahan:Tembaga-Timah
Asal: Jawa Timur
Keterangan: Koin ini bisa disebut Koin Gobog Wayang, atau Koin Gobog atau bisa Gobog Wayang saja. Di sebagian wilayah Asia lainnya disebut Koin Amulet. Menurut penelitian koin ini telah ada sejak awal jaman Majapahit dan masih tetap dibuat sampai dengan tahun 1900-an terutama di wilayah Bali. Dari warna patina yang dihasilkan serta dari rabaan permukaan koin perkiraan besar koin ini dibuat dari campuran Tembaga dan Timah (Copper-Lead). Subjek muka koin adalah tokoh wayang Setyaki (kiri) dan Buriswara (kanan). Dibagian belakang koin terdapat relief hewan kambing serta gajah. Selain gambar terdapat inskripsi huruf/angka di muka koin yaitu angka arab "IV" atau "17" serta dibagian bawah terdapat tulisan/pola yang belum begitu jelas artinya. Di bagian belakang koin juga terdapat huruf arab yang tampaknya merupakan penulisan kata yang kurang sempurna untuk "LA ILA HA" dan buka LA BA LA karena titik dibawah perkiraan saya merupakan hasil acak dari proses cetakan. Perkiraan pembuatan koin berdasarkan klasifikasi yang dibuat oleh Joe Cribb dalam bukunya Magic Coins of Java, Bali and the Malay Peninsula (British Museum Press/1999) adalah tahun 1870 sampai awal tahun 1900-an. Koin Gobog, Gobog Wayang, Uang Gobog, Koin Amulet, Javanese Gobog, Koin Majapahit, Koin Nusantara, Numismatik, Joe Cribb (British Musem Press/1999)