Jumat, 01 September 2017

Prussia 5 Mark 1914-A PCGS MS62

Prussia 5 Mark 1914-A PCGS MS62
Weight: 27,77 gr. Metal: 0,9000 Silver
Ruler: Wilhelm II. Diameter: 38 mm
XF: $45. UNC: $150. BU: $400 (Krause)
Comments: Koin perak Prussia 5 Mark 1914-A sertifikasi PCGS MS62. Kondisinya sangat cantik denga luster yang masih sangat jelas. Tahun 1914 merupakan koin terakhir nominal 5 Mark Prussia yang bergambar Raja Wilhelm II. GOTT MIT UNS. WILHELM II DEUTSCHER KAISER KONIG VAN PREUSSEN. Koin Kuno, Koin Antik, Koin Perak, Koin Prussia, Koin Jerman, Koin Sertifikasi, Koin PCGS.

Sabtu, 12 Agustus 2017

Cincin Perunggu Orang Berkuda

Cincin Perunggu Orang Berkuda
Asal: Jawa Timur
Bahan: Perunggu
Periode: ? Masehi
Keterangan: Cincin perunggu dengan motif orang berkuda. Buatannya rapi, halus dan luwes. Motif ikatan cincin seperti ini mirip dengan hasil kerajinan era kerajaan di Jawa Timur. Meski demikian wajah orang dan kudanya mirip hasil kerajinan dari kebudayaan era Megalitikum. Ancient Bronze Ring.

Minggu, 16 Juli 2017

Cincin Perunggu Nandi

Cincin Perunggu Nandi
Asal: Jawa Timur (Sungai Brantas)
Bahan: Perunggu
Berat: 28 gram
Periode: Abad ke-14 atau 15 Masehi
Keterangan: Cincin perunggu berbentuk binatang sapi / lembu. Untuk kemudian di-identifikasikan sebagai Lembu Nandi. Terkait dengan kepercayaan Agama Hindu, Lembu Nandi merupakan hewan yang sakral dan penting. Tidak banyak di Indonesia temuan cincin perunggu dengan bentuk ini. Pada masa lalu bisa jadi cincin ini dipakai oleh pemuka Agama Hindu dalam upacara keagamaan. Terlihat satu sisi cincin berkorosi sedangkan sisi yang satunya lagi tidak. Agaknya sisi yang berkorosi menghadap ke tanah cukup lama sampai saat ditemukannya dibawah permukaan Sungai Brantas. BRONZE NANDI RING. JAVANESE ANTIQUE RING.

Sabtu, 10 Juni 2017

Patung Perunggu Binatang era Dong Son

Patung Perunggu Binatang era Dong Son
Asal: Pamekasan (Madura)
Bahan: Perunggu
Periode: Dong Son 1000 SM - 1 SM
Dimensi: Tinggi 6,5 cm / Panjang 10,5 cm
Keterangan: Patung Perunggu Binatang diperkirakan dari periode Kebudayaan Dong Son (Dong Son Culture). Kebudayaan Dong Son adalah kebudayaan jaman perunggu (sebelum era kerajaan Nusantara) yang berkembang di Lembah Song-Hong Vietnam. Kebudayaan ini berkembang di Asia Tenggara termasuk di Nusantara dari sekitar 1000 tahun Sebelum Masehi (SM) sampai 1 tahun SM.

Perkiraan patung ini berasal dari periode Dong Son berdasarkan :
1). Patung pada periode Dong Son sering mengambil subjek binatang dalam bentuk kecil dan dilengkapi cincin pada bagian atasnya
2). Gaya seninya dalam mengaplikasikan bentuk binatang sedikit abstrak (tidak sepenuhnya sesuai bentuk binatang asli) tapi tetap luwes. Binatang pada patung ini bisa jadi kijang atau kambing dengan tiga tanduk
3). Seni patung sebelum era kerajaan bentuk alat kelamin pada patung seringkali ditampilkan (baik subjek binatang ataupun manusia)

Fakta bahwa patung ini ditemukan di Indonesia, khususnya Pamekasan (Madura) dengan subjek binatang seperti ini merupakan sesuatu yang baru. Kalau patung ini belum ada padanannya di museum Indonesia boleh dibilang patung ini termasuk "Adikarya" (Masterpice).

Patung Perunggu Dong Son, Patung Perunggu Kebudayaan Dong Son, Patung Dong Son, Perunggu Dong Son, Kebudayaan Dong Son, Arca Dong Son, Dongson, Dongsong.

Sabtu, 27 Mei 2017

Cincin Perunggu Kala / Barong

Cincin Perunggu Kala / Barong
Asal: Jawa Timur
Bahan: Perunggu
Periode: Abad 13 - 14 Masehi
Keterangan: Cincin perunggu motif Kala (Barong). Merupakan temuan daerah di Jawa Timur. Desainnya luwes, menandakan merupakan buatan era kerajaan. Teknik kuncian dari lingkaran cincin dengan kepala cincin sangat rapi dan hampir sangat susah ditiru sekarang ini.

Sabtu, 20 Mei 2017

Patung Tembaga Dewa Siwa

Patung Tembaga Dewa Siwa
Asal: Jawa Timur
Bahan: Tembaga Padat
Periode: Abad 19 atau awal Abad 20 Masehi
Dimensi: Tinggi 11,5 cm / Panjang 3,5 cm / Lebar 3,4 cm
Berat: 197,7 gram
Keterangan: Patung tembaga Dewa Siwa berlengan empat. Terbuat dari bahan tembaga padat. Posisi berdiri diatas padma dengan masing-masing lengan memegang kendi (berisi tirta amerta), tasbih/genitri, dan kendang kecil/damaru. Dari patina diseluruh permukaan patung dapat diperkirakan merupakan buatan tahun 1800an atau awal tahun 1900an. Kondisi patung masih utuh. Antiques Copper 19th Century Shiva Statue. Lord Shiva Statue. Javanese Copper of Four Armed Shiva Standing on a Lotus.

Minggu, 09 April 2017

Yemen Ahmadi Riyal 1956

Yemen Ahmadi Riyal 1956
Weight: 25-27 gr. Metal: Silver
Ruler: Imam Ahmad. Diameter: 39,5 mm
Comments: Koin perak Yaman 1 Riyal 1956 (1375 Hijriyah). Inskripsi bagian belakang koin bertuliskan Kalimat Syahadat: "Ashadu al la ilaha illa Lah - Muhammadar rasulu Lah". Salah satu koin favorit saya karena koin ini menjadi satu-satunya koin perak Crown (berat 20 gram keatas) yang mempunyai tulisan 2 kalimat syahadat. Era pemerintahan Imam Ahmad (Ahmad bin Yahya Hamidaddin) yang berkuasa dari tahun 1948 s/d 1962. Koin telah disertifikasi oleh NGC dengan grade MS62 (UNC).